Tampilkan postingan dengan label Materi Pelatihan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi Pelatihan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Agustus 2012

Upgrade LG Optimus One P500 ke Android 2.3 Gingerbread

Setelah sekian lama berburu android murah untuk di jadikan akses point, Alhamdulillah dapat LG Optimus One P500 bekas, lumayanlah harga hanya selisih sedikit dengan wifi wireless router merk Huawe. Saya pikir daripada beli wifimini router yang hanya berfungsi sebagai akses point, akan lebih baik beli HP android saja, selisihnya tidak banyak, apalagi kalo mau yang merek China.

Singkat kata setelah mendapatkan HP LG Optimus One dengan OS Android 2.2 Froyo, timbul juga keisengan untuk mengutak atik, berdasarkan pengalam mengutak atik blackberry curve CDMA 8330 yang tutorialnya bertebaran di internet, saya mempunyai kesimpulan, jangan langsung percaya dengan satu tutorial, apalagi bukan berasal dari website resminya. Banyak tutorial yang mengajarkan berbagai cara tetapi saya percaya website resmi pasti menyediakan cara upgrade yang sesuai prosedur secara aman. (itulah kenapa saya lebih memilih merk LG tapi bekas ketimbang merk cina baru dengan harga yang sama spesifikasi hardware yang sama)

Kenapa harus upgrade OS, karena seperti halnya komputer sebuah smartphone juga memerlukan upgrade untuk memperbaiki bug atau membuat lebih baik sistem operasinya. Kelebihan OS 2.3 Gingerbread adalah :

  • More faster and neat.
  • Better text editing.
  • Gingerbread Keyboard.
  • Better SIP integration that helps to make internet calls easily.
  • Improved features than LG Optimus P500 like camera drivers and NFC. Screen images of Android 2.3 Gingerbread-
  • This upgradation will make your phone unrooted so check on this if you want rooting still in Gingerbread in your LG optimus.
  • Jika ponsel LG anda di Lock (dikunci operator tertentu) maka perlu mempertimbangkan hal ini dengan menanyakan ke operatornya.

Langkah mengupgrade

Siapkan sebuah laptop dan koneksi internet untuk mengupgrade software, kemudian Buka alamat resmi dari LG Phone

http://www.lg.com/in/support/mc-support/mobile-phone-support.jsp

akan muncul pilihan, pilih merek hanphone, dalam hal ini P500, kemudian kita download "Windows USB driver" dilanjutkan dengan tool untuk mengupdate OS yaitu "Sofware Update"


Setelah file terdownload jalankan keduanya dengan kondisi handphond tidak terkoneksi dengan komputer.


Setelah selsai proses intalasi, koneksikan LG P500 ke komputer, software LG Phone Update totomati akan mendeteksi handphone dan mencari software update untuk handphone anda. Tunggu sebentar, jika sudah muncul tulisan Phone Connected lanjut tombol Start Updating, tekan tombol tersebut untuk memulai Upgrade software.



 


Akan ada 4 proses yaitu Analysis, Download, Update, dan terahir Complete. Setiap tab mewakili proses yang sedang berlangsung. Di tunggu sampai semua proses selsai,


Pada saat proses UPDATE, handphone akan restat beberapa kali, dalam mode emergency, biarkan saja sampai proses selesai. Setelah COMPLETE, klik tombol exit dan hidupkan handphone LG Optimus One P500 dengan OS 2.3.3 Gingerbread.

Lakukan setting awal lagi.

Selasa, 24 Juli 2012

CARA MENYUSUN REKOMENDASI EDS

Untuk menyusun rekomendasi langkah langkahnya adalah :


  1. Buka file EDS lihat pada Sheet 7. Rekapitulasi


  2. Cari pada indikator yang yang berwarna kuning



    Contoh : pada 1.1.1.2.0 : Sekolah melaksanakan pengembangan kurikulum dengan melibatkan unsur guru, konselor, kepala sekolah, komite sekolah, dan nara sumber, dan pihak-pihak lain yang terkait.


  3. Copy kan isi dari Indikator kedalam format rekomendasi di kolom Indikator



  4. Pahami bahwa dalam satu indikator(I) terdapat banyak pertanyaan(tanya) yang menentukan hasil dari indikator (I).



  5. Cari pada baris tanya yang berwarna kuning

    Contoh : Siapa saja yang dilibatkan dalam pengembangan KTSP di sekolah Bapak/Ibu?


  6. Setelah ketemu, cari ke instrument di pertanyaan mana yang memunculkan jawaban responden yang membuat hasil rekap menjadi kuning

    Contoh : Lihat pada instrument Kepala Sekolah


  7. Lihat pada pertanyaannya dan hasil jawaban



Contoh : Pada pertanyaan 2. Siapa saja yang dilibatkan dalam pengembangan KTSP di sekolah Bapak/Ibu?

Dari 6 unsur yang ada ternyata pada unsur Konselor atau unsur perguruan tinggi belum di libatkan. (dengan indikator jawaban masih o). Pernyataan ini di masukan ke dalam kolom IDENTIFIKASI KEKUATAN ATAU KELEMAHAN





  1. Untuk tahapan pencapain lihat pada Kolom Rating di hasil Sheet 7. Rekapitulasi. (untuk yang ini saya agak kurang paham teorinya), dibawah SNP angka pencapainya 1


  2. Untuk mengisi kolom REKOMENDASI PENINGKATAN / PENGEMBANGAN bisa menggunakan kalimat sendiri atau melihat dari kalimat yang ada dalam Manual Mutu Pada SD





  1. Untuk mengisi kolom PROGRAM, gunakan daftar PROGRAM SEKOLAH DALAM BOS

    PROGRAM SEKOLAH DALAM BOS:

    1. Pengembangan kompetensi lulusan (bidang akademik dan non akademik) (SKL)

    2. Pengembangan kurikulum/KTSP (SI)

    3. Pengembangan pembelajaran (Standar Proses)

    4. Pengembangan sistem penilaian (Standar Penilaian)

    5. Pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan (PTK)

    6. Pengembangan sarana dan prasarana sekolah (Standar Sapras)

    7. Pengembangan manajemen sekolah (Standar Pengelolaan)

    8. Pembinaan kesiswaan/ekstrakurikuler (SI, SKL, SP, Penilaian)

    9. Budaya dan lingkungan sekolah (Sarpras)

    10. Penanaman karakter (budi pekerti) (SKL, Standar Proses, SI)

    Contoh : Program no 2. Pengembangan kurikulum/KTSP (SI)


  2. Untuk mengisi kolom KEGIATAN, gunakan kalimat yang mengarah pada suatu kegiatan misalnya : Sekolah mengadakan workshop penysusunan kurikulum.

  3. Hasil sementara





  1. Setelah terisi semua lihat lagi pada Sheet 7. Rekapitulasi. Selain kelemahan pada keterlibatan konselor ada satu pertanyaan lagi yang bisa kita Identifikasi yaitu pada pertanyaan : 1.1.1.2.4 :
    Program pengembangan kurikulum sekolah Bapak/Ibu telah melalui mekanisme



  2. Cari ke instrument di pertanyaan mana yang memunculkan jawaban responden yang membuat hasil rekap menjadi kuning (seperti langkah ke 6)

    Untuk mencari kelemahan pada pertanyaan Program pengembangan kurikulum sekolah Bapak/Ibu telah melalui mekanisme, Kita cari kedalam instrument kira kira bagian mana dari jawaban kita yang belum sesuai dengan standar yang seharunya sehingga membuat hasilnya masih berwarna kuning. (untuk hal ini tentu kepala sekolah lebih mudah mencarinya)


  3. Masukan hasil temuan kita di kolom IDENTIFIKASI KEKUATAN ATAU KELEMAHAN, ubah menjadi kalimat yang sesuai, Contoh : Program pengembangan kurikulum sekolah belum melakukan analisis Expert (pertimbangan ahli)




Hasilnya.

 

Silahkan ulangi langkah 1 sampai 15 untuk semua Indikator yang berwarna kuning.

Jika masih bingung silahkan hubungi

Abimanyu


abi@lpmpjateng.go.id

 

Trik Dan TIP

  1. Isi semua jawaban dengan 1 untuk ya atau 0 untuk tidak. Jangan sampai kosong atau di isi dengan karakter lain (-).


  2. Jika pada grafik standar PTK tidak Muncul seperti ini



    Solusinya, pada Sheet Isian Data Dasar bagian B. TENAGA ADMINISTRASI dan C. TENAGA PUSTAKAWAN harus diisi, jika memang tidak ada cukup diisi dengan angka 0 (nol)


Minggu, 15 April 2012

Langkah Langkah Setting Mikrotik Sebagai Router dan Akses Point

Sebelum memulai hal yang harus di ada atau perlu di ketahui adalah:

  1. Winbox (download di www.mikrotik.co.id)

  2. IP Publik (192.168.26.7)

  3. Gateway (192.168.26.254

  4. DNS Server (10.11.12.1)

  5. IP standar dari router mikrotik adalah : 192.168.88.1

  6. Login Name : admin password : Kosongkan saja


Jalankan WInbox



Tekan tombol kotak



Klik pada mikrotik yang akan di setting



Pada login name masukan "admin" dan kosongkan pada kolom password, klik connect

Akan muncul pemberintahuan bahwa Router OS sudah menpunyai konfigurasi standar, apakah akan kita pertahankan atau di hapus. Lebih baik Dihapus saja. Klik pada Remove Configuration



Selanjutnya pada klik menu interface, didalam interface terdapat dua interface, ether1 yang kita asumsikan terhubung dengan internet/IP Publik dan wlan1 yang terhubung dengan jaringan lokal bertindak sebagai akses point. Untuk ether1 tidak perlu kita rubah setingannya dulu langsung klik pada wlan kemudian aktifkan wlan1 dengan menklik tombol centang warna biru.




Klik dua kali pada wlan1, kemudian pada tab wireless rubahlah setingan menjadi



Mode     : ap bridge

SSID    : latihan (nama bebas, menyesuaikan)

Untuk band yang kita pakai pada akses point ini menggunakan sikyal dengan frequensi 5GHz-a, jika menggunakan type akses point yang lain rubah setingan band sesuai dengan frquensi siknyalnya.

Klik OK

Memberikan IP pada Interface dan Gateway serta DNS Server





Klik pada New Terminal

Kemudian ketikan perintah untuk memberi IP addres pada ethe1

ip address add address=192.168.26.2 netmask=255.255.255.0 interface=ether1

Memasukan gateway untuk konek ke internet (diberikan oleh operator prnyrdia layanan internet)

ip route add gateway=192.168.26.254

Memasukan DNS Server

ip dns set server=10.11.12.1 allow-remote-requests=yes

jika menggunakan router OS versi 4,5 ke bawah gunakan command

ip dns set primary-dns=192.168.30.254 allow-remote-requests=yes


Memasukan perintah routing

ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade

menambahkan juga IP Addres untuk wlan1

ip address add address=192.168.40.1 netmask=255.255.255.0 interface=wlan1

DHCP Server


IP Pool, yaitu range IP yang bisa digunakan oleh server DHCP anda. Untuk case ini PC akan diberikan ip dari 192.168.40.12 sampai 192.168.40.254, berarti ada 253 PC yang bisa dihandle server DHCP.

ip pool add name=dhcp_pool ranges=192.168.40.2-192.168.40.254


setting DHCP Server

ip dhcp-server add address-pool=dhcp_pool 
authoritative=after-2sec-delay bootp-support=static
disabled=no interface=wlan1 lease-time=3d name=dhcp_server

server DHCP menggunakan address pool dgn nama "dhcp_pool" dan menggunakan "wlan1″ untuk interface yang digunakan mikrotik (interface tersebut yang terhubung dengan switch/hub jaringan lokal anda)
ip dhcp-server network 
add address=192.168.40.0/24 comment="" dns-server=192.168.40.1
 gateway=192.168.40.1 netmask=255.255.255.0

DHCP mikrotik menggunakan Network ID 192.168.40.0/24 Netmask 255.255.255.0 (/24) dengan pemberian gateway ke 192.168.40.1 dan DNS 192.168.40.1

Memberikan Password Pada Akses Point


Buat security Profile dulu dengan cara klik pada menu Wireless, pada wireless table masuk pada Security Profile, klik pada tombol Tambah (+)



Nama profile        : Bebas

Authetication Type    : cukup WPA PSK saja

WPA Pre Shared Key    : Masukan password yang diinginkan

Kalau sudah klik OK


Langkah selanjutnya klik pada tab interface, klik dua kali pada wlan1

Pada interface wlan, masuk pada tab wireless. Rubah security Profile menjadi profile yang tadi sudah kita buat



Klik ok

Menambah User


Untuk menambah, menghapus atau mengedit user, klik pada menu System kemudian pilih User


Pada menu User List klik pada tombol tambah (+), kemudian masukan nama user baru kemudian pilih group Full untuk memberikan hak akses full pada nam login yang baru. Klikk pada menu password untuk memberikan password pada user.

Jumat, 30 Maret 2012

Mengapa pengkabelan UTP harus mengikuti standar T568A atau T568B?

Sumber : http://muslimpribadi.wordpress.com/2011/03/14/mengapa-pengkabelan-utp-harus-mengikuti-standar-t568a-atau-t568b/

Dulu, ketika pertama kali menerima informasi cara men-crimping kabel UTP dan RJ45 saya tidak pernah bertanya, kenapa kombinasi warnanya harus begitu? Sampai beberapa tahun setelahnya saya ikuti standar T568A dan T568B ketika membangun jaringan, sampai satu waktu ketika berkunjung ke warnet kawan, saya ikut membantu dalam pen-crimping-an beberapa kabel UTP, dengan sedikit mengernyitkan dahi dia bertanya sambil melihat cara saya men-crimping kabel, "ah nu penting mah ujung jeung ujung sarua!" begitu katanya dalam bahasa sunda yang arti dalam bahasa Indonesianya, "ah yang penting ujung (RJ45) dengan ujung lainnya sama (urutan warnanya)!". Saat itu saya tidak punya argumen kuat selain, "kalo ikut standar meskipun kabelnya banyak nge-ceknya lebih mudah". Sembari berfikir "betul juga ya (kesederhanaan pikiran kawan saya), ngapain ni standar harus diikutin!".


Standar pengkabelan UTP diatur oleh Electronics Industry Alliance/Telecommunication Industry Association (EIA/TIA)

Tibalah saat pekerjaan selanjutnya membangun jaringan, langsung saja crimping dengan susunan warna semau gue yang penting sama ujungnya. Setelah beres kabel pertama semuanya baik-baik saja IP DHCP dapet, ping bisa, internet lancar, akhirnya semua pengkabelan diseragamkan dan di rapihkan kedinding supaya tidak kelihatan. Hal selanjutnya adalah tes koneksi dengan ping dan lain-lain.

Ternyata eh ternyata, semua PC statusnya limited or no connectivity ditandai dengan icon segitiga kuning dan tanda seru (!) di tray pojok kanan bawah,

what?!! saya bertanya-tanya kenapa PC yang awal nyambung sedangkan PC ini dan lainnya bermasalah di koneksi?! Tes ulang pada kabel dengan cable tester pun dilakukan, hasilnya tidak ada gejala aneh semua lampu menyala berurutan dengan terang
. Pengalamatan IP secara manual saya lakukan dan voila!! icon menunjukan Status: Connected, tapi ping ke IP gateway tetap tidak bisa dilakukan… Aarrrgghh!!!


Network Connection Icon

Setelah berkutat dengan masalah yang sama selama beberapa jam, saya putuskan untuk hari ini CUKUP dulu.

Terkadang kita harus mundur beberapa langkah supaya dapat melihat permasalahan secara keseluruhan. Seperti halnya melihat lukisan besar terlalu dekat, dengan mundur beberapa langkah kita baru mengerti gambaran utuhnya.

Dirumah, sambil menyeduh secangkir earl grey hangat dan bermain DoTA bersama adik, mencoba merunut kembali apa yang salah dengan pekerjaan tadi siang, karena logika dan ide yang telah dirumuskan bertentangan dengan kenyataan yang terjadi, seharusnya tidak ada masalah.

Revelation

Hingga pada permukaan cangkir terendah, sebuah kata muncul lengkap dengan gambaran detail dalam sepersekian detik (karena terjadi di alam pikiran) :p

Crosstalk, interferensi gelombang magnetik yang berasal dari sinyal listrik pada tiap kabel yang menghubungkan pin pada kabel UTP.

Mind Mapping:
Unshielded Twisted Pair (UTP) → pasangan kabel berpilin yang tak-berpelindung → berpilin-twisted → metoda pilin digunakan untuk mematikan crosstalk yang muncul → dengan memilin kabel yang berpasangan gelombang magnetik dari satu pin kabel UTP akan dimatikan oleh gelombang magnetik kabel pasangannya.


Unshielded Twisted Pair

Jadi permasalahannya adalah Crosstalk, mengapa pada PC pertama tidak ada masalah koneksi? Karena crosstalk masih bisa ditoleransi (tidak mengganggu/interferensinya masih lemah) pada jarak tertentu.

FAKTA: PC awal terhubung dengan kabel sepanjang -+ 10 m dengan switch, sedangkan PC lainnya lebih dari 20 m.

Dengan kata lain PC awal masih mampu menghantarkan sinyal yang cukup jernih dengan interferensi yang masih bisa ditoleransi, sedangkan PC lainnya terhubung dengan kabel yang melampaui toleransi interferensi yang dapat di terima oleh sinyal, karena semakin jauh interferensi yang terjadi akan semakin besar dan akhirnya sinyal pun menjadi tidak berarti (baca: rusak).

Namun jika kabel dites dengan cable tester semua pin pasti menyala, yang harus diingat adalah cable tester hanya melakukan tes konduksi, apakah listrik dapat dihantarkan hingga ke ujung kabel, ia tidak dapat membedakan modulasi sinyal yang baik dengan yang sudah terkena gangguan.

Jarak maksimal kabel UTP dapat menghantarkan sinyal tanpa ada penurunan kualitas sinyal adalah 100 m.

Peta Masalah

Pada ethernet 10/100 Mbps dari 8 pin yang ada hanya pin 1-2-3-6 saja yang digunakan, masing-masing terdiri dari pasangan Transmit pin (Tx) dan Receive pin (Rx).

Pada konfigurasi warna semau gue, pin 1-2 akan saling mematikan crosstalk, namun pada pin 3 dan 6 crosstalk akan terjadi dan semakin menguat seiring dengan jarak tempuh sinyal, karena pasangan kabel mereka tidak menghantarkan sinyal untuk mematikan crosstalk.


Konfigurasi warna semau gue: Pasangan kabel pin 3 dan 6 tidak menghantarkan sinyal sehingga tidak meredam crosstalk yang terjadi

Solusi

Crimping ulang dengan standar T568A atau T568B, untuk kebutuhan kabel UTP straight gunakan standar yang sama pada kedua ujungnya baik T568A atau T568B (yang penting harus sama) dan untuk kabel UTP Cross gunakan standar T568A pada satu ujung dan T568B pada ujung yang lain.

Kesimpulan

  1. Standar diciptakan oleh para ahli dengan alasan yang kuat, dalam kasus ini baik T568A/B merupakan kombinasi pengkabelan terstruktur yang mampu menghindari interferensi crosstalk.
  2. Jika memang ingin mempertanyakan standar langsung kepada ahlinya, atau langsung ketika informasi tersebut kita dapatkan dan sumbernya masih dapat kita tanya.
  3. Kombinasi selain T568A atau T568B sangat mungkin dilakukan jika sudah mengerti rumusnya. Hanya gunakan 4 kabel dalam 2 pasang pilinan pada pin 1-2-3-6.
  4. Melakukan eksperimen terhadap sebuah ide yang telah mapan, memberikan kita pengalaman baru dan memperkuat pengetahuan yang telah kita miliki (jika jawabanya berhasil kita temukan, atau hanya buang-buang waktu).
  5. Filter lagi apa yang kawan anda katakan
  6. Untuk konfigurasi kabel semau gue tetap bisa digunakan namun panjang kabel nantinya tidak bisa hingga 100m.
  7. Bermain game atau refreshing jauh dari rutinitas sangat dibutuhkan untuk mendapatkan solusi atau ide baru atau bahkan semangat baru -selama tidak berlebihan-.
  8. Jangan putus asa.

Bacaan lebih lanjut

[wikipedia] Standar pengkabelan terstruktur (structured cabling) digunakan secara internasional dan diumumkan oleh ISO/IEC, dan BICSI (Building Industry Consulting Service International) sebagai pengatur sertifikat dalam instalasi pengkabelan terstruktur, bersama dengan industri maju mereka memainkan peranan penting dalam mengembangkan dan merancang standar.

Beberapa standar pengkabelan lain :

  • TIA-526-7 Measurement of Optical Power Loss of Installed Single-Mode Fiber Cable Plant – OFSTP-7 – (February 2002)
  • TIA-526-14-A Optical Power Loss Measurements of Installed Multimode Fiber Cable Plant – OFSTP-14 – (August 1998)
  • ANSI/TIA/EIA-568-B.1 Commercial Building Telecommunications Cabling Standard Part 1: General Requirements: General Requirements, May 2001.
  • Adenda ANSI/TIA/EIA-568-B.1-1-2001, Addendum 1, Minimum Curve Radius for 4 pair UTP and ScTP cable, July, 2001.
  • TIA/EIA-568-B.1-2 Commercial Building Telecommunications Cabling Standard Part 1: General Requirements Addendum 2 – Grounding and Bonding Requirements for Screened Balanced Twisted-Pair Horizontal Cabling – (February 2003)
  • TIA/EIA-568-B.1-3 Commercial Building Telecommunications Cabling Standard Part 1: General Requirements Addendum 3 – Supportable Distances and Channel Attenuation for Optical Fiber Applications by Fiber Type – (February 2003)
  • TIA/EIA-568-B.1-4 Commercial Building Telecommunications Cabling Standard Part 1: General Requirements Addendum 4 – Recognition of Category 6 and 850 nm Laser Optimized 50/125 μm Multimode Optical Fiber Cabling – (February 2003)
  • TIA/EIA-568-B.1-5 Commercial Building Telecommunications Cabling Standard Part 1: General Requirements Addendum 5 – Telecommunications Cabling for Telecommunications Enclosures – (March 2004)
  • TIA/EIA-568-B.1-7 Commercial Building Telecommunications Cabling Standard Part 1: General Requirements Addendum 7 – Guidelines for Maintaining Polarity Using Array Connectors – (January 2006)
  • TIA/EIA-568-B.2 Commercial Building Telecommunications Cabling Standard Part 2: Balanced Twisted-Pair Cabling Components – (December 2003)
  • TIA/EIA-568-B.2-1 Commercial Building Telecommunications Cabling Standard Part 2: Balanced Twisted-Pair Cabling Components – Addendum 1 – Transmission Performance Specifications for 4-Pair 100 ohm Category 6 Cabling – (June 2002)
  • TIA/EIA-568-B.2-2 Commercial Building Telecommunications Cabling Standard Part 2: Balanced Twisted-Pair Cabling Components – Addendum 2 – Revision of Sub-clauses – (December 2001)
  • TIA/EIA-568-B.2-3 Commercial Building Telecommunications Cabling Standard Part 2: Balanced Twisted-Pair Cabling Components – Addendum 3 – Additional Considerations for Insertion Loss & Return Loss Pass/Fail Determination – (March 2002)
  • TIA/EIA-568-B.2-4 Commercial Building Telecommunications Cabling Standard Part 2: Balanced Twisted-Pair Cabling Components – Addendum 4 – Solderless Connection Reliability Requirements for Copper Connecting Hardware – (June 2002)
  • TIA/EIA-568-B.2-5 Commercial Building Telecommunications Cabling Standard Part 2: Balanced Twisted-Pair Cabling Components – Addendum 5 – Corrections to TIA/EIA-568-B.2 – (January 2003)
  • TIA/EIA-568-B.2-6 Commercial Building Telecommunications Cabling Standard Part 2: Balanced Twisted-Pair Cabling Components – Addendum 6 – Category 6 Related Component Test Procedures – (December 2003)
  • TIA/EIA-568-B.2-11 Commercial Building Telecommunications Cabling Standard Part 2: Balanced Twisted-Pair Cabling Components – Addendum 11 – Specification of 4-Pair UTP and SCTP Cabling – (December 2005)
  • TIA/EIA-568-3 Optical Fiber Cabling Components Standard – (April 2002)
  • TIA/EIA-568-3.1 Optical Fiber Cabling Components Standard – Addendum 1 – Additional Transmission Performance Specifications for 50/125 μm Optical Fiber Cables – (April 2002)
  • TIA-569-B Commercial Building Standard for Telecommunications Pathways and Spaces – (October 2004)
  • TIA-598-C Optical Fiber Cable Color Coding – (January 2005)
  • TIA/EIA-606-A Administration Standard for Commercial Telecommunications Infrastructure – (May 2002)
  • J-STD-607-A Commercial Building Grounding (Earthing) and Bonding Requirements for Telecommunications – (October 2002)
  • TIA-758-A Customer-owned Outside Plant Telecommunications Infrastructure Standard – (August 2004)

Kamis, 29 Maret 2012

Panduan Instalasi Awal Groove A-5Hn Mikrotik Sebagai Router dan Akses Point

Sebelum memulai hal yang harus di ada atau perlu di ketahui adalah:

  1. Winbox (download di www.mikrotik.co.id)

  2. IP Publik (192.168.26.7)

  3. Gateway (192.168.26.254

  4. DNS Server (10.11.12.1)

  5. IP standar dari router mikrotik adalah : 192.168.88.1

  6. Login Name : admin password : Kosongkan saja


Jalankan WInbox



Tekan tombol kotak



Klik pada mikrotik yang akan di setting



Pada login name masukan "admin" dan kosongkan pada kolom password, klik connect

Akan muncul pemberintahuan bahwa Router OS sudah menpunyai konfigurasi standar, apakah akan kita pertahankan atau di hapus. Lebih baik Dihapus saja. Klik pada Remove Configuration



Selanjutnya pada klik menu interface, didalam interface terdapat dua interface, ether1 yang kita asumsikan terhubung dengan internet/IP Publik dan wlan1 yang terhubung dengan jaringan lokal bertindak sebagai akses point. Untuk ether1 tidak perlu kita rubah setingannya dulu langsung klik pada wlan kemudian aktifkan wlan1 dengan menklik tombol centang warna biru.




Klik dua kali pada wlan1, kemudian pada tab wireless rubahlah setingan menjadi



Mode : ap bridge

SSID : latihan (nama bebas, menyesuaikan)

Untuk band yang kita pakai pada akses point ini menggunakan sikyal dengan frequensi 5GHz-a, jika menggunakan type akses point yang lain rubah setingan band sesuai dengan frquensi siknyalnya.

Klik OK

Memberikan IP pada Interface dan Gateway serta DNS Server





Klik pada New Terminal

Kemudian ketikan perintah untuk memberi IP addres pada ethe1

ip address add address=192.168.26.2 netmask=255.255.255.0 interface=ether1

Memasukan gateway untuk konek ke internet (diberikan oleh operator prnyrdia layanan internet)

ip route add gateway=192.168.26.254

Memasukan DNS Server

ip dns set server=10.11.12.1 allow-remote-requests=yes

jika menggunakan router OS versi 4,5 ke bawah gunakan command

ip dns set primary-dns=192.168.30.254 allow-remote-requests=yes


Memasukan perintah routing

ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade

menambahkan juga IP Addres untuk wlan1

ip address add address=192.168.40.1 netmask=255.255.255.0 interface=wlan1

DHCP Server


IP Pool, yaitu range IP yang bisa digunakan oleh server DHCP anda. Untuk case ini PC akan diberikan ip dari 192.168.40.12 sampai 192.168.40.254, berarti ada 253 PC yang bisa dihandle server DHCP.

ip pool add name=dhcp_pool ranges=192.168.40.2-192.168.40.254


setting DHCP Server

ip dhcp-server add address-pool=dhcp_pool authoritative=after-2sec-delay bootp-support=static disabled=no interface=wlan1 lease-time=3d name=dhcp_server 

server DHCP menggunakan address pool dgn nama "dhcp_pool" dan menggunakan "wlan1″ untuk interface yang digunakan mikrotik (interface tersebut yang terhubung dengan switch/hub jaringan lokal anda)
ip dhcp-server network 
add address=192.168.40.0/24 comment="" dns-server=192.168.40.1 gateway=192.168.40.1 netmask=255.255.255.0
DHCP mikrotik menggunakan Network ID 192.168.40.0/24 Netmask 255.255.255.0 (/24) dengan pemberian gateway ke 192.168.40.1 dan DNS 192.168.40.1

Memberikan Password Pada Akses Point


Buat security Profile dulu dengan cara klik pada menu Wireless, pada wireless table masuk pada Security Profile, klik pada tombol Tambah (+)



Nama profile : Bebas

Authetication Type : cukup WPA PSK saja

WPA Pre Shared Key : Masukan password yang diinginkan

Kalau sudah klik OK


Langkah selanjutnya klik pada tab interface, klik dua kali pada wlan1

Pada interface wlan, masuk pada tab wireless. Rubah security Profile menjadi profile yang tadi sudah kita buat



Klik ok

Menambah User


Untuk menambah, menghapus atau mengedit user, klik pada menu System kemudian pilih User


Pada menu User List klik pada tombol tambah (+), kemudian masukan nama user baru kemudian pilih group Full untuk memberikan hak akses full pada nam login yang baru. Klikk pada menu password untuk memberikan password pada user.

Rabu, 07 Maret 2012

Update BB Curve 8330 CDMA Smartfren

Maksud hati ingin menfasilitasi teman teman dalam kepemilikan blackberry curve 8330 smartfren, mumpung lagi ada promosi. Dengan harga 800rb, sudah gratis 3 bulan untuk BIS sosial, tawaran yang menggiurkan. Apalagi difasilitasi dengan cicilan bungan ringan. Hanya 100rb perbulan. Singkat cerita BB diantar ke kantor oleh petugas dari Smartfren. Di bantu diaktifkan ditempat. Dicoba dijalankan BBM, faslitas andalan Blackberry. Ketika docoba Sudah jalan semua dan bb sudah dipegang pengguna masing masing baru muncul masalah, dari 8 buah bb curve 8330 yang dibeli semua dalam kondisi software yang belum terupdate. BBM masih versi 4, apllikasi facebook, tweeter dan yahoo belum terinstall.

Karena saya yang mengompori untuk membeli, juga karena background ICT mau gak mau tanggung jawab untuk menyelesaikan masalah yang ada. Telpon ke 888 service center fren tidak membantu. Telpon ke custumer service atau teknisi service center di semarang malah gak tau bedanya versi software (payah). Sempat pusing juga karena dah lama gak pake BB, terahir pakai sudah hampir 2 tahun yang lalu.

Langkah pertama seperti biasa buka mbah google, banyak saran di forum langkah2 upgrade bbm dan instal aplikasi. Download banyak file. Sayangnya ternyata banyak saran yang ada diforum tidak bisa dijalankan karena error di salah satu proses. Dah gak kehitung banyaknya file yang di didownload dan coba dijalankan. Kalo gak filenya yang error file cod yang tidak cokcok untuk versi BB.

Ternyata setelah mencoba berbagai update dan instalasi. Solusi untuk upgarde BB curve 8330 smartfren sangat mudah sekali. (jangan mengulang kesalahan penulis, terlalu baca banyak forum dan artikel malah cari crack/ jalan belakang untuk upgrade). Install manual salah versi terus. Yang betul ternyata, Gunakan cara resmi dari produsen blackberri dalam hal ini RIM yaitu menggunakan Dekstop Manager dan upgrade secara online.

Langkah upgrade OS Blackberry Curve 8330 Smartfren :
1. Persiapkan komputer yang masih sehat windowsnya. (gunakan laptop atau pc dengan ups untuk menghindari kegagalan karena listrik mati. Kegagalan ditengah proses upgrade akan membuat blackberry rusak secara program. Dan butuh proses panjangan untuk memperbaiki).
2. Download dan install Dekstop Manager (DM) versi terbaru.
3. Koneksi internet yang stabil (download upgrade file terbaru sekitar 204-350 file)
4. Colokkan BB ke komputer menggunakan kabel data.
5. DM otomatis akan mendeteksi upgrade OS Blackberry terbaru. Jalankan langsung pembaruan
saja
6. Ikuti langkah yang ada sampai muncul peringatan upgrade sudah selesai.

Setelah software OS terupdate dilanjutkan dengan menginstal/mengupgrade aplikasi secar OTA (On The Air). Yang ternyata walaupun paket BIS Sosial di beri akses untuk download/upgrade aplikasi secara online. 6 Blackberry sudah beres dengan cara ini.


Sedangkan yang 2 bermasalah, BB Curve 8330 Sprint/Verizon Smartfreen, selalu gagal dalam menginstall aplikasi tambahan dan upgrade BBM. yang BB satunya malah tidak muncul tombol shortcut sama sekali walaupun sudah di upgrade OS versi terbaru. Dari sini saya simpulkan dari 8 blackberry CDMA Smartfren Curve 8330 (campuran antara sprint dan verizon) kelihatannya sama tapi ternyata beda-beda.

menginstall BBM dengan destop manager versi standarnta untuk curve 8330 yaitu BBM versi 5.0.2.12 malah membuat shortcut BBM menjadi hilang.

Akhirnya setalah berekperiment dengan berbagai versi BBM, dari http://yorafriano.blogspot.com/2009/01/link-download-application-blackberry.html

untuk 2 blackberry Curve 8330 Smartfern yang bermasalah, bisa di install blackberry mesengger dan berjalan normal melalui Dekstop manager tidak dengan versi standar 5.0.2.12 tapi dengan menggunakan versi BlackBerry Messenger 5.0.1.41.


Alhamdulillah dari 8 bb sudah online semua. Siap BBM-an dalam rangka mempermudah koordinasi antar staf.

Sabtu, 30 Juli 2011

Yang Perlu Di Perhatikan Ketika Membawa Laptop Ke Pelatihan

Dalam surat undangan untuk kegiatan pelatihan yang di lakukan oleh LPMP Jawa Tengah selalu di sertakan himbauan untuk membawa Laptop/Notebook. Walaupaun bukan kegiatan pelatian TIK tetapi membawa laptop adalah suatu hal yang diperlukan oleh peserta pelatihan. Dari sebagian besar peserta yang datang melengkapi dirinya dengan laptop. Namun sayang nya ada beberapa hal yang terlewatkan oleh peserta saat membawa laptop/notebooknya ke LPMP sehingga proses pemanfaatannya kurang maksimal. Hal – hal yang perlu di perhatikan pada saat membawa lapto ke LPMP yaitu:

  1. Pastikan laptop yang di bawa dalam kondisi yang sehat, artinya kondisi laptop tidak kena virus dan windows bekerja dangan maksimal

  2. Pastikan driver laptop sudah terinstall sempurna. Untuk mengecek apakah driver pada laptop sudah terintall semua cek dengan klik pada Start – kemudian klik kanan pada My Computer, setelah muncul meni pilih pada Properties.



Setelah muncul jendela klik pada Device Manager



Jendela device properties muncul bisa di lihat apakah ada yang diberi tanda pentung (!)



Jika tidak ada maka semua driver sudah terinstall.


Contoh Tampilan Device Manager yang ada perangkat belum terinstall driver



Jika masih ada driver yang belum terinstall, segera di install atau jika kesulitan bisa membawa driver bawaan dari laptop atau bisa juga mendownload dari internet. Jika terpaksa tidak ada drivernya, hal pertama yang dilakukan setelah sampai di LPMP adalah ke ruang ICT untuk minta tolong pada staff menginstallkan driver.




  1. Pelajari dan kuasai teknik dasar dalam pengoperasian Laptop/Notebook yaitu pada proses mengaktifkan koneksi wireless. Pastikan wireless bisa hidup dengan normal dan pengisiian IP addres dengan metode DHCP. Sehingga begitu sampai LPMP peserta bisa langsung online dengan menggunakan fasilitas akses point.

  2. Pastikan aplikasi browser dan antivirus sudah terupdate versi terbaru dan MS OneNote 2007 (aplikasi untuk mencatat dan kolaborasi) terinstall dengan baik. Jika terpaksa belum maka setelah sampai LPMP segera konekkan dengan akses point yang ada dan segera update browser dan antivirus yang ada serta hubungi ICT LPMP untuk menginstallkan aplikasi Ms OneNote.


  3. Usahakan matikan Automatic Update yang ada pada windows, karena jika aplikasi ini di aktifkan maka windows secara otomatis akan mendownload file-file update yang jika dalam satu ruangan kelas atau semua peserta yang berada di LPMP melakukan update bareng bisa memperlambat bahkan menghabiskan koneksi internet. Dan jika windows yang digunakan adalah windows bajakan maka secara langsung microsoft bisa mendeteksi bahwa windows yang di gunakan adalah palsu. Efecknya windows bisa tidak dapat digunakan lagi (dikunci oleh microsoft). Pastikan Untuk mematikan automatic update. Untuk mematikan bisa dengan cara


    1. Klik pada start-control panel






  1. Klik pada Review your computer's status pada System dan Security




  1. Klik pada windows Update




  1. Klik pada Change Setting




  1. Klik pada tombol segitia kemudian pilih Never check for update(not recomended), walaupun tidak di sarankan oleh windows tetapi harus dilakukan jika windows yang kita pakai bajakan. Jika windows nya asli pilih update tetapi pilih jam pada puku 21.00 ke atas sehingga tidak mengganggu proses pembelajaran di kelas.




  1. Setelah mengklik tombol OK, Automatic Windows Update akan tidak aktif.


Beberapa hal yang harus kita perhatikan diatas tidak hanya perlu kita lakukan jika kita mau pergi pelatihan saja tetapi kalau bisa selalu kita lakukan di setiap kesempatan. Penggunaan TIK dalam sehari hari maupun dalam pembelajaran memuntut kita untuk lebih memahami Peralatan Teknologi Informasi dan Komunikasi.